Siang ini..
Pukul dua, katanya kita bertemu
Berjam-jam aku menunggunya
Tak muncul kebosanan sebiji padi pun
Pukul dua, tepat kedatangannya
Bak tertimpa truk berton-ton dada ini
Sesak, sulit bernafas, kaku
Tercium aroma kasturi
Terlihat bola indah, tak berani menatap dan ditatap
Canggung, gugup, bergetar
Masih siang ini..
Terintimidasilah kecil mungil ini
Terpesonalah buruk rupa ini
Terjatuhlah bulan bintang ini
Semua hanya karena angin yang menyapa
Berhembus dengan kegerahan belaka
Angin, mengapa datang?
Angin, mengapa menjatuhkan?
Jika akhirnya angin pergi dengan segera
Komentar
Posting Komentar